Perempuan


Syahdan, konon katanya menurut tutur tinular petuah serta wejangan dari para Guru serta Alim Ulama, karakteristik sifat perempuan dari sudut pandang laki-laki (Timur?) dapat dibagi dalam 4 (empat) jenis perempuan. Tersebutlah perempuan Kunti, perempuan Japati, perempuan Pedati serta perempuan Sejati.

  • Perempuan Type Kunti, sebagaimana istri Pandudewanata dinisbahkan, adalah type perempuan yang jika suami meninggalkan rumah, maka dia akan kelayapan sendiri mencari laki-laki lain. Bagi yang mungkin kurang mengikuti kisah pewayangan, Kunti adalah ibu dari Pandawa Lima, yang kesemuanya berbeda ayah.
  • Perempuan Type Japati, layaknya si burung merpati (japati) yang terbang menghampiri waktu kita taburkan makanannya, perempuan jenis ini akan datang menghampiri setiap lelaki yang sanggup menghamburkan uang dan hartanya. Cantik, indah dan sedap dipandang mata, namun kesetiaan perempuan jenis ini hanya sebatas tebalnya kantong kaum lelaki. Jangan harapkan dia menemanimu di kala susah. Hana peng hana inong, nangadong hepeng nangadong biang.
  • Perempuan Type Pedati, waspadalah kaum lelaki dengan perempuan jenis ini. pecutnya akan bergetar melecut-lecut sekencang-kencangnya, bagaikan cambuk sais mengejar setoran setiap harinya. Lelaki bagi perempuan jenis ini hanyalah kuda beban yang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan serta keinginannya. Selebihnya, si lelaki berbuat apapun diluaran bukan urusan baginya.
  • Perempuan Type Sejati, Wahai kaum Lelaki, beruntunglah kalian jika mendapatkan perempuan jenis ini. Susah senang selalu menemani, manis tutur bahasanya lagi sedap dipandang mata. Hmmm, tentu saja perempuan idaman seperti ini jadi dambaan setiap lelaki.


Catatan Kaki:
Tulisan ini tentu saja akan terdengar sangat male-chauvinist (hehehe) dan jadul banget, apalagi jika dibaca oleh kaum perempuan modern jaman sekarang. Jadi silakan saja , monggo, di-challenge keabsahannya. Hanya tadi saya katakan ini kan konon katanya, jadi boleh percaya boleh tidak, tergantung keyakinan kita masing-masing saja.

Yang Terpijak


Send Me a Leaf

Send me a leaf, but from a bush
That grows at least one half hour
Away from your house, then
You must go and will be strong, and I
Thank you for the pretty leaf.

Bertolt Brecht



Sampaikan padaku sepucuk daun

Sampaikan padaku sepucuk daun, dari sesemakan liar
tumbuhnya sejarak satu jam setengah
Dari rumahmu,

Lalu
Pergilah dan kuatkan dirimu,

Dan kusampaikan
terima kasih 'tuk daun yang indah . . .

saduran bebas dari Bertolt Brecht


"There are no whole truths; all truths are half-truths. It is trying to treat them as whole truths that play the devil" (Alfred North Whitehead).



Back from Hiatus . . .



After a moment (or months? hehehe ) of contemplation, lazyness, hibernation and . . . whatever; something strikes me hard.
Just as she said, "Wake up man!"

I hope this time I move the first step of a ten thousand miles journey . . . a road less traveled by. So help me God ;)



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Earn Money With Your Website