Tsunami

Tsunami
Akhir-akhir ini kita di Indonesia mengalami banyak bencana tsunami. Menyedihkan memang. Bahkan saat ini banyak penduduk - terutama yang tinggal di pinggir pantai - trauma, panik dan ketakutan setiap kali ada isu akan adanya gempa dan tsunami yang dilemparkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mungkin sebaiknya kita sedikit banyak mempelajari tentang tsunami agar tidak termakan isu dan selalu siaga apabila terjadi gejala-gejala akan terjadinya tsunami di wilayah kita.
Ternyata tsunami sejak lama sudah berada di indonesia. Saya baca di artikel Tempo Online ini bahwa setidaknya laporan resmi tentang terjadinya tsunami di Indonesia dapat ditelusuri sejak tahun 1883 saat Krakatau meletus. Setidaknya 36 ribu jiwa melayang akibat tsunami setinggi bangunan 12 tingkat kala itu.
Bencana tsunami terbesar di Indonesia tentulah yang terjadi di Aceh NAD dan Nias bulan Desember tahun 2004. Bencana ini menelan korban lebih dari 104.000 orang di Indonesia saja. Tingkat eskalasi bencana kala itu bisa dilihat di website International Charter "Space and major Disasters" dan juga di Indonesia Tsunami Map 2004.
Bencana tsunami yang terakhir tentu saja yang melanda Pangandaran tanggal 17 Juli 2006. gelombang setinggi lebih dari 5 meter melanda pesisir pantai Jawa bagian selatan, merenggut nyawa hampir 500 orang. Kisah-kisah menarik tentang tsunami di Pangadaran ini, berikut komentar-komentar para ahli geologi dapat dibaca di situs blog milik Rovicky Dwi Putrohari, seorang ahli geologi yang tinggal di malaysia. Disana dibahas juga cara-cara menghadapi bencana gempa dan tsunami dan penjelasan tentang penyebab dari tsunami itu sendiri. Di situs itu juga dapat ditemukan link-link menarik seperti link resmi Direktorat Volkanologi dan situs ramalan cuaca Jakarta sehari-hari. Coba saja di klik salah satu link diatas.
Menurut pak Rovicky, ada beberapa tempat di Indonesia yang perlu diwaspadai akan terjadi gempa dan tsunami. Dengan menggunakan pemodelan Geostatistik, dibuat peta dari daerah rawan gempa di Indonesia. Waktunya kapan, tidak ada yang bisa memprediksi dengan tepat. Hanya kita yang tinggal di sekitar lokasi berpotensi gempa harus selalu waspada atas terjadinya gempa itu. Mungkin juga kita harus mendesain rumah kita sehingga tahan gempa seperti disarankan oleh Departemen PU di website ini atau rumah tahan gempa model jepang seperti yang dibuat di Aceh pasca tsunami.
Seharusnya kita lebih percaya dengan ahli geologi daripada paranormal. Walau banyak juga paranormal yang berkomentar dan meramalkan terjadinya bencana tsunami di Indonesia. Menurut Permadi, bencana alam terjadi akibat kemaksiatan dan ketidakadilan yang merajalela. Karena itu, Jakarta akan mengalami bencana besar karena pusat kemaksiatan dan ketidakadilan ya adanya di Jakarta. Wallahualam.
Oh ya, jangan lupa sering-sering lihat website Badan Meteorologi dan Geofisika. Ini situs resmi milik pemerintah Indonesia. Di dalamnya tersedia lengkap semua informasi cuaca, iklim, gempa bumi, kualitas udara, dan sebagainya. Ada juga nomor hotmail info dini gempa bumi (021-65866502, 021-4246321 ext 336, fax : 021-6546316). Rasanya kalau menyangkut masalah bencana alam kita harus percaya dengan instansi pemerintah ini.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...